Tugas Pak Aris
/*———————*/
/*Nama: Fajar Mahendra*/
/*NIM: L200090050 */
/*———————*/
#include
float luaspersegi(float panjang,float lebar);
float volumekubus(float sisi);
float volumebalok(float luas,float lebar,float tinggi);
float luaslingkaran(float jari);
float luassegitiga(float alas,float tinggi);
void main()
{
int pilihan;
char x;
float panjang=6;
float lebar=4;
float tinggi=8;
float alas=4;
float sisi=9;
float jari=14;
float hasil;
printf(“Selamat Datang\n”);
printf(“Pilihan Menu Program:\n”);
puts(“1.Luas Persegi 3.Volume Balok 5.Luas Segitiga”);
puts(“2.Volume Kubus 4.Luas Lingkaran X.Keluar”);
printf(“Masukkan Pilihan Anda Sekarang:\n”);
scanf(“%d”, &pilihan);
scanf(“%c”, &x);
if(pilihan==1)
{
puts(“Anda memilih menu program luas persegi”);
hasil= luaspersegi(panjang,lebar);
printf(“panjang*lebar=%g\n”,hasil);
printf(“Hasil luas persegi=%g\n”,luaspersegi(6,4));
}else
if(pilihan==2)
{
puts(“Anda memilih menu program volume kubus”);
hasil= volumekubus(sisi);
printf(“sisi*sisi*sisi=%g\n”,hasil);
printf(“Hasil volume kubus=%g\n”, volumekubus(9));
}else
if(pilihan==3)
{
puts(“Anda memilih menu program volume balok”);
hasil= volumebalok(panjang,lebar,tinggi);
printf(“panjang*lebar*tinggi=%g\n”,hasil);
printf(“Hasil volume balok=%g\n”, volumebalok(6,4,8));
}else
if(pilihan==4)
{
puts(“Anda memilih menu program luas lingkaran”);
hasil= luaslingkaran(jari);
printf(“3.1428*jari*jari=%g\n”,hasil);
printf(“Hasil luas lingkaran=%g\n”, luaslingkaran(14));
}else
if(pilihan==5)
{
puts(“Anda memilih menu program luas segitiga”);
hasil= luassegitiga(alas,tinggi);
printf(“0.5*alas*tinggi=%g\n”,hasil);
printf(“Hasil luas segitiga=%g\n”, luassegitiga(4,8));
}else
if(x)
puts(“Terima Kasih atas pilihan anda”);
else
puts(“Kode Salah !”);
}
float luaspersegi(float panjang,float lebar)
{
return(panjang*lebar);
}
float volumekubus(float sisi)
{
return(sisi*sisi*sisi);
}
float volumebalok(float luas,float lebar,float tinggi)
{
return(luas*lebar*tinggi);
}
float luaslingkaran(float jari)
{
return(3.1428*jari*jari);
}
float luassegitiga(float alas,float tinggi)
{
return(0.5*alas*tinggi);
}
Tugas
/*————————————————————-*/
/*Nama :Fajar Mahendra */
/*NIM :L200 090 050 */
/*Kelas :C */
/*Jurusan :Teknik Infrmatika */
/*————————————————————-*/
#include
float luaspersegi(float panjang,float lebar);
void main()
{
int panjang=6;
int lebar=2;
float L;
L=luaspersegi(panjang,lebar);
printf(“panjang*lebar=%g\n”,L);
printf(“Hasil luas persegi=%g\n”,luaspersegi(6,2));
}
float luaspersegi(float panjang,float lebar)
{
return(panjang*lebar);
}
Kegiatan Ahkir Pekanku……
Kegiatan Akhir Pekan
Di penuhi berbagai kegiatan seperti tugas praktek dan tugas dari dosen huft……..pusing + mumet.Tiap hari berkutat dengan kertas A4 truz,tangan pegel2 coz harus nulis ampe berlembar-lembar. Hari sabtu tu ditambah mentoring truz ACC sebel’na klo tugas yang uda dibuat dinyatakan salah……hahahaha muzti ulangin lagi.Apalagi tugas dosen ehm,ampum deh…..tapi tu mua demi kesuksesan aku.
Hari paling enak ketika ahkir pekan aku bisa berbuat apa aja, contoh’na ya maen ma temen,ntn tv,dan banyak lagi dah…..itung – itung ngilangin penat selama seminggu ngerjain tugas truz.Tapi diantara kegiatan itu mua yang paling aku sering lakuin ya maen PS ma temen – temen SMA aku dulu hahaha…..ampe lupa mua masalah,lupa waktu dan mua deh yang dipikirin hanya membobol gawang temenku.
Klo uda malam nie saat’na nonton bola, mau tahu team kebanggaanku ya INTERMILAN is the best lah pokok’na.Tapi klo ampe team kebanggaanku kalah siap2 aja teman2 pada ngajak hehehe….Hari minggu hari dimana aku pengen bermalas-malasan habis subuhan langsung tidur ampe kra-kira jam10 gitu.Karna semalaman uda baraktivitas ma temen –temen aku hehehe…..
Bangun dari tidur enak’na makan dulu coz bunda uda masakkin enak, kebiasaan bunda klo hari minggu mang kayak gitu pasti masak yang enak – enak ehm nyammi….setelah kenyang ya mandi dulu deh, biar wangi okay.Kadang klo minggu – minggu gini kakak sepupu dateng ngajak maen gitu ya paling karaokean gitu walau suara sie g beda jauh ma afgan dan vidi hehehehe…tapi mungkin bikin kepala mau pecah gitu.Cukup 1 taw 2 jam lah klo karaokean klo lama – lama takut da produser yang nawarin kontrak gitu hahahaha….
Klo uda gitu perut uda nelpon truz minta diisi,ya terpaksa haruz cari makan dah.Enak’na klo ciang2 gini makan sate ayam sedap……habis 2 lontong kira-kira klo makn aku sssst jangan bilang-bilang.
tentang aku
Gempa bumi Sumatera Barat 2007
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Gempa Sumatera Barat Maret 2007
Tanggal 6 Maret 2007
Kekuatan 6,3 SR
Lokasi Padang, Indonesia
Korban
tewas Kab. Solok: 19
Tanah Datar: 11
Kota Solok: 10
Padang Panjang: 0
Bukittinggi: 8
Kota Payakumbuh: 2
Padang Pariaman: 1
Total: 52
sumber: Posko bencana alam gempa bumi Sumbar
/Kompas Cyber Media 07/03/2007 08:46 wib
Gempa bumi Sumatera Barat Maret 2007 adalah serangkaian gempa bumi berkekuatan 5,8-6,4 skala Richter yang melanda sejumlah kabupaten di provinsi Sumatra Barat, Indonesia pada 6 Maret 2007 mulai pukul 10:49 WIB. Guncangan gempa terasa hingga ke Singapura dan Malaysia. Sampai tanggal 7 Maret 2007 korban meninggal akibat gempa ini dilaporkan sebanyak 52 orang.Daftar isi [sembunyikan]
1 Rangkaian gempa
2 Dampak
2.1 Korban
2.2 Kerugian
3 Lihat pula
4 Pranala luar
5 Referensi
[sunting]
Rangkaian gempa
United States Geological Survey (USGS) mencatat terjadi dua gempa berkekuatan masing-masing 6,4 dan 6,3 skala Richter berselang sekitar dua jam. Gempa kedua terjadi pada koordinat 0,490° LS, 100,529° BT pada kedalaman 30 km, pada jRangkaian gempa
United States Geological Survey (USGS) mencatat terjadi dua gempa berkekuatan masing-masing 6,4 dan 6,3 skala Richter berselang sekitar dua jam. Gempa kedua terjadi pada koordinat 0,490° LS, 100,529° BT pada kedalaman 30 km, pada jarak 55 km timur laut Padang. Sembilan jam kemudian USGS mencatat gempa ketiga pada koordinat 0.287° LS, 100.605° BT. Intensitas gempa susulan ini lebih rendah, dengan magnitudo 4,9[1] [2][3].
Badan Meteorologi dan Geofisika melaporkan tiga kali gempa. Gempa pertama berkekuatan 5,8 pada skala Richter terjadi di koordinat 0,480° LS, 100,370 BT pada kedalaman 33 km dengan lokasi 19 km selatan Kota Bukittinggi.Gempa kedua berkekuatan 5,8 SR pada koordinat 0,5 LS dan 100,4 BT di sebelah barat daya Batusangkar, terjadi pukul 10.49. Gempa ketiga, dengan pusat gempa tak jauh dari gempa sebelumnya, memiliki koordinat 0,5 LS dan 100,5 BT berkekuatan 5,8 SR pada pukul 12.49.[4]
Menurut kantor Badan Meteorologi dan Geofisika Padang Panjang pada hari kedua, untuk jumlah gempa yang terjadi mencapai 226 kali. Pada hari Kamis 8 Maret 2007 sampai tengah hari terjadi 45 kali gempa dengan intensitas antara 3,3 skala Richter hingga 4,2 skala Richter.[5]
Gempa di daerah Tanah Datar merusak baik bangunan warga, sekolah, perkantoran dan rumah ibadah. Untuk rumah rusak berat 3.110 buah, rusak sedang 3.437 buah dan rusak ringan 3.551 buah. Untuk Sekolah rusak berat 68 buah, rusak sedang 30 dan rusak ringan 40. Untuk Kantor rusak berat 18 buah, rusak sedang 9 buah dan rusak ringan 10 buah. Untuk Masjid/Mushalla rusak berat 74 buah, rusak sedang 28 buah dan rusak ringan 48 buah.[9]
Di Kota Padang Panjang data di Posko Penanggulangan Gempa 11 Maret 2007 menunjukkan fisik bangunan yang rusak bernilai sekitar Rp146,1 M. Kerusakan rumah penduduk Rp94,2 M dengan rincian 707 rusak berat (RB), 1,519 rusak sedang (RS) dan 1.843 rusak ringan (RR). Gedung kantor pemerintah yang rusak senilai Rp12 M (2 RB, 11 RS dan 25 RR). Sarana pendidikan SD negeri Rp 12,3 M (26 RB, 5 RS dan 14 RR), SMTP/SMTA/PT negeri dan swasta Rp 16,5 M (13 RB, 7 RS dan 13 RR). Sarana kesehatan Rp 2,5 M, rumah ibadah Rp 1 M, jalan Rp 5M. [10]arak 55 km timur laut Padang. Sembilan jam kemudian USGS mencatat gempa ketiga pada koordinat 0.287° LS, 100.605° BT. Intensitas gempa susulan ini lebih rendah, dengan magnitudo 4,9[1] [2][3].
Badan Meteorologi dan Geofisika melaporkan tiga kali gempa. Gempa pertama berkekuatan 5,8 pada skala Richter terjadi di koordinat 0,480° LS, 100,370 BT pada kedalaman 33 km dengan lokasi 19 km selatan Kota Bukittinggi.Gempa kedua berkekuatan 5,8 SR pada koordinat 0,5 LS dan 100,4 BT di sebelah barat daya Batusangkar, terjadi pukul 10.49. Gempa ketiga, dengan pusat gempa tak jauh dari gempa sebelumnya, memiliki koordinat 0,5 LS dan 100,5 BT berkekuatan 5,8 SR pada pukul 12.49.[4]
Menurut kantor Badan Meteorologi dan Geofisika Padang Panjang pada hari kedua, untuk jumlah gempa yang terjadi mencapai 226 kali. Pada hari Kamis 8 Maret 2007 sampai tengah hari terjadi 45 kali gempa dengan intensitas antara 3,3 skala Richter hingga 4,2 skala Richter.[5]
Dampak
Bencana gempa bulan Maret 2007 ini telah merusak bangunan milik pemerintah dan warga, serta menyebabkan jatuhnya sejumlah korban tewas dan luka-luka. Jalan Padang-Bukittinggi dan Padang-Solok sempat macet karena tertimbun tanah longsor.
Selain itu gempa tersebut diperkirakan memicu aktivitas Gunung Talang[6]. Sebuah ngarai baru di nagari Gunung Rajo diperkirakan terbentuk akibat gempa.[7]
Korban
Jumlah korban tewas dalam bencana ini pada tanggal 6 Maret dilaporkan mencapai 70 orang. Namun pada hari berikutnya Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi meralat jumlah korban menjadi 52 orang, dengan alasan beberapa korban dihitung ganda.[8]
Bagian ini membutuhkan pengembangan ({{{date}}})
Kerugian
Gempa di daerah Tanah Datar merusak baik bangunan warga, sekolah, perkantoran dan rumah ibadah. Untuk rumah rusak berat 3.110 buah, rusak sedang 3.437 buah dan rusak ringan 3.551 buah. Untuk Sekolah rusak berat 68 buah, rusak sedang 30 dan rusak ringan 40. Untuk Kantor rusak berat 18 buah, rusak sedang 9 buah dan rusak ringan 10 buah. Untuk Masjid/Mushalla rusak berat 74 buah, rusak sedang 28 buah dan rusak ringan 48 buah.[9]
Di Kota Padang Panjang data di Posko Penanggulangan Gempa 11 Maret 2007 menunjukkan fisik bangunan yang rusak bernilai sekitar Rp146,1 M. Kerusakan rumah penduduk Rp94,2 M dengan rincian 707 rusak berat (RB), 1,519 rusak sedang (RS) dan 1.843 rusak ringan (RR). Gedung kantor pemerintah yang rusak senilai Rp12 M (2 RB, 11 RS dan 25 RR). Sarana pendidikan SD negeri Rp 12,3 M (26 RB, 5 RS dan 14 RR), SMTP/SMTA/PT negeri dan swasta Rp 16,5 M (13 RB, 7 RS dan 13 RR). Sarana kesehatan Rp 2,5 M, rumah ibadah Rp 1 M, jalan Rp 5M. [10]
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
